Search Engine

Loading
Showing posts with label nutrition. Show all posts
Showing posts with label nutrition. Show all posts

Friday, April 12, 2013

Nutrition Management in Liver Disease

The objetives of nutrition theraphy are to (1) maintain or improve nutritional status; (prevent furthher liver cell injury and enhance regeneration; (3) prevent or alleviate hepatic enchelophathy and other metabolic disturbances amenable to nutrition theraphy

Subjectives Global Assesment(SGA) Parameters for Nutritional Evaluation of Liver Transplant Candidates

History
Weight change (consider fluctuation from ascites and edema)
Appetite
Taste changes and early satiety
Dietary Recall (calories, protein, sodium)
Persistent gastrointestinal problems (nausea, vomiting, diarrhea, constipation, difficulty chewing)

Physical
Muscle wastings
Fat stores
Ascites or Edema

Existing conditions
Disease state and other problems that could influence nutritional status  such as hepatic encehepalopathy, gastrointestinal bleed, renal incufficiency, Infection

Nutritional Rating
Well nourished
Moderately malnourished
severely malnourished

Vitamin Deficits in Severe Hepatic Failurerahmirumaisha@rocketmail.com
  • Dermatitis, The lack of Vitamin A
  • Osteomlacia, The lack of Vitamin D
  • Edema, peripheal neurophaty the lack of Vitamin E
  • Bleeding, the lack of Vitamin K
  • Megaloblatic Anemia, glossitis, orrotability The lack of Vitamin B12
  • Dementia, Diarrhea, inflammation of mucous membranes are the lack of Niacin
  • Immunodefficiency, impaired taste acuity, poor wound healing, decreased protein shynthesis are the lack of Zink
  • Muscular weakness, malaise, respiratory or cardiac arrest are the lack of Potassium
  • Anorexia, weaknessm cardiac failure, glucose intolerance are the lack of Phosphorus

Thursday, December 13, 2012

Rahasia Biji Labu Mencegah Ancaman Prostat bagi Pria

Kuaci labu sudah populer gurihnya. Biji-biji tebal berwarna putih dan berkulit tipis ini lebih digemari ketimbang kuaci biji semangka. Tentang khasiatnya kaum laki-laki yang lebih banyak menikmati. Sebab biji labu berkhasiat menyehatkan prostat dan meningkatkan kesuburan reproduksi pria.

ANCAMAN PROSTAT
        Labu merah sangat mudah didapatkan di Indonesia. yang terkenal dari buah ini adalah daging buah yang berwarna kuning kemerahan dan jika dimasak bertekstur lembut.

        Dalam biji labu itulah terletak khasiatnya dalam mencegah maupun mengatasi hipertrofi atau pembesaran prostat jinak (benign prostatic hyperplasia). Gangguan berupa pembesaran prostat jinak ini hanya mengancam kaum pria. Fungsi prostat memproduksi cairan prostat yang menyediakan zat makanan bagi sperma. Kelenjer yang kira-kira seukuran b iji kacang tanah itu letak persisnya ada di antara pubis dan anus, mengelilingi pangkal uretra (saluran air seni). Dibandingkan dengan gangguan lain, misalnya kanker prostat, pembesaran prostat memang paling sering terjadi. Penyebabnya berkaitan dengan proses penuaan yang biasanya mulai timbul atau dirasakan pada usia 40-45 tahun. Sejalan dengan proses penuaan, terjadi perubahan pada sistem hormonal dalam tubuh.

Untuk itu, bagi pria usia 40-an ke atas waspadalah terhadap gejala pembesaran prostat, antara lain : Sering buang air kecil (BAK), sulit menahan BAK sampai terjadi ngompol, BAK dengan cara mengejan atau BAK terasa akit dan panas. Tak ada salahnya jika anda mulai menggemari sayur labu, tetapi khasiat utamanya terletak pada bijinya.

Ada dua jenis labu merah, yaitu Cucurbita moschata dan Cucurbita pepo L. Yang umum kita kenal adalah Cucurbita moschata, mirip dengan buah saw palmetto di Amerika Serikat. Sedangkan bijinya yang berkulit putih biasa di olah sebagai kuaci.

SEHAT DAN MUDA KEMBALI

Menurut hasil sejumlah penelitian, biji labu banyak mengandung zat yang berguna bagi kesehatan, antaralain mineral Zn, Magnesium, yang sangat penting untuk kesehatan reproduksi, termasuk kelenjer prostat. Selain itu juga terdapat kandungan lemak utama, seperti asam linoleat, asam oleat, asam linolenat dan Vitamin E (tokoferol).

       Labu juga mengandung sejumlah asam amino langka yang diperlukan kelenjer prostat, yaitu alanin, glisin dan asam glutatamat. Asam amino ini ditemukan baik di labu merah maupun labu kuning Dr. W. Devrient dari Berlin, Jerman, menganjurkan agar pria mengkonsumsi biji labu, secara teratur untuk menghambar pembesaran kelenjer prostat. Bahkan, diyakini punya khasiat memudakan kembali daya sexualitas pria.